Mobile Menu

navigasi

More News

Kabupaten Aceh Jaya - Wikipedia Bahasa Indonesia, Ensiklopedia Bebas

Maret 20, 2022

Koordinat: 4°49′N 95°40′E / 4.817°N 95.667°E

Kabupaten Aceh Jaya • Jawoëاچيه جايGunung Geurutee

Kabupaten Aceh Jaya (Indonesia)Koordinat: 4°49′N 95°40′E / 4.82°N 95.67°ENegara IndonesiaProvinsiAcehTanggal berdiri10 April 2002[1]Dasar hukumUURI Nomor 4 Tahun 2002[1]Ibu kotaCalangJumlah beasiswa satuan pemerintahan[2]

DaftarKecamatan: 9Gampong: 172 • BupatiT Irfan TB • Wakil BupatiTengku Yusri S • Total3.812,99 km2 (1,472,20 sq mi) • Total94.645 • Kepadatan25/km2 (60/sq mi) • AgamaIslam 99,96% Kristen 0,03% - Protestan 0,02%- Katolik 0,01% Buddha 0,01%[tiga] • BahasaBahasa Indonesia, Aceh • IPM 69,84 (2021)sedang[4]Zona waktuUTC+07:00 (WIB)Kode area telepon0651 dan 0654Pelat kendaraanBL xxxx W**Kode Kemendagri11.14 APBDRp 828.068.492.568,-[5]PADRp 55.922.676.525,-[5]DAURp 405.647.701.000,-(2021)[6]Situs webacehjayakab.go.id

Aceh Jaya (bahasa Aceh: Jawoe:اچيه جاي) adalah keliru satu kabupaten di Provinsi Aceh, Indonesia. Kabupaten Aceh Jaya dibuat tahun 2002 menjadi output pemekaran menurut Kabupaten Aceh Barat.[dua][7]Geografi[sunting sumber]

Pemandangan dari puncakGunung Geurutee pada perbatasan Aceh Besar & Aceh Jaya

Kabupaten Aceh Jaya adalah daerah pesisir Barat pantai Sumatra menggunakan panjang garis pantai lebih kurang 160 kilometer. Curah hujan rata-rata sepanjang tahun sebanyak 318,5 mm menggunakan jumlah hari hujan homogen-rata 19 hari. Suhu udara dan kelembaban udara sepanjang tahun tidak terlalu berfluktuasi, menggunakan suhu udara minimum rata-rata berkisar antara 21,0-23,dua °C & suhu udara maksimum homogen-homogen berkisar antara 29,9-31,4 °C.Batas wilayah sunting sumber sunting sumber]

Kabupaten Aceh Jaya terbentuk dalam tanggal 22 Juli 2002, adalah wilayah pemekaran berdasarkan Kabupaten Aceh Barat. Wilayah administrasi terdiri dari 9 kecamatan, 21 mukim dan 172 desa, dengan ibu kota kabupaten terletak di Calang, yakni suatu wilayah yg terletak di Krueng Sabee.

Pemda Kabupaten Aceh Jaya, secara susunan organisasi pada tahun 2005 terdiri berdasarkan forum/instansi berupa 11 Dinas, 3 Badan & 9 Kantor yg merupakan kantor kecamatan. Jumlah keseluruhan Pegawai Negeri Sipil wilayah yang bertugas di jajaran pemerintahan Kabupaten Aceh Jaya pada tahun 2005 sebesar 1.148 orang. Sementara itu jumlah wakil wargayg duduk pada lembaga legislatif yaitu Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Aceh Jaya pada tahun 2005 masih sebesar 20 orang sebagaimana tahun 2004, hanya saja beberapa wakil rakyat mengalami pergantian antar saat, terutama disebabkan oleh beberapa anggota DPRD yg meninggal dalam waktu terjadinya bencana gempa dan sunting asal sunting sumber]

DPRK Aceh Jaya mempunyai 20 orang anggota yg dipilih secara pribadi pada pemilihan generik legislatif 5 tahun sekali. Anggota DRPK Aceh Jaya yang sedang menjabat saat ini adalah hasil Pemilu 2019 yang menjabat buat periode 2019-2024 sejak 14 Agustus 2019 & dari dari 8 partai politik. Pimpinan DPRK Aceh Jaya terdiri dari satu kepala & 2 wakil kepala yang berasal berdasarkan partai politik pemilik kursi & bunyi terbanyak. Pimpinan DPRK Aceh Jaya periode 2019-2024 dijabat oleh Muslem D. dari Partai Aceh sebagai Ketua semenjak 7 Oktober 2019[8] & Teuku Asrizal menurut Partai Golongan Karya menjadi Wakil Ketua II semenjak 11 November 2019.[9] Untuk posisi jabatan Wakil Ketua I menurut Partai Nanggroe Aceh atas nama Irwanto N. P. belum dilantik karena masih ada perkara internal partai. Irwanto N.P. lalu resmi dilantik menjadi Wakil Ketua I dalam 11 Januari 2021.[10]Berikut ini merupakan komposisi anggota DPRD Kabupaten Aceh Jaya pada dua sunting sumber]

Kabupaten Aceh Jaya mempunyai 9 kecamatan dan 172 gampong dengan kode pos 23653-23657 (dari total 243 kecamatan & 5827 gampong pada seluruh Aceh). Per tahun 2010 jumlah penduduk di daerah ini merupakan 76.892 (menurut penduduk semua provinsi Aceh yg berjumlah 4.486.570) yg terdiri atas 39.973 laki-laki& 36.919 perempuan(rasio 108,27). Dengan luas daerah 387.725 ha (dibanding luas semua provinsi Aceh lima.677.081 ha), taraf kepadatan penduduk pada wilayah ini merupakan 20 jiwa/km² (dibanding kepadatan provinsi 78 jiwa/km²). Pada tahun 2017, jumlah penduduknya sebesar 86.058 jiwa menggunakan luas wilayahnya tiga.812,99 km² dan sebaran penduduk 23 jiwa/km².[dua][7]NoKode KemendagriKecamatanLuas Wilayah (km2)Penduduk 2017 (jiwa)2017MukimGampongDusun111.14.01Teunom141,0012.928222211.14.02Krueng Sabee588,0015.937217311.14.03Setia Bhakti629,008.569213411.14.04Sampoiniet426,007.107219511.14.05Jaya324,0015.924534611.14.06Panga405,007.460220711.14.07Indra Jaya300,006.554214811.14.08Darul Hikmah575,006.537219911.14.09Pasie Raya426,006.606214TOTAL3.812,9986.05821172Sumber:Kabupaten Aceh Jaya dalam nomorsunting sumber]

Jumlah penduduk Kabupaten Aceh Jaya dalam tahun 2005 berdasarkan pada output Sensus Penduduk Aceh Nias (SPAN) yang merupakan sensus penduduk setelah bala alam gempa bumi dan gelombang tsunami yang melanda wilayah Aceh. SPAN dilaksanakan oleh BPS dalam bulan September 2005 menggunakan output jumlah penduduk Provinsi Aceh tercatat sebanyak 4.031.589 jiwa. Sementara itu jumlah penduduk Kabupaten Aceh Jaya hasil sensus tadi sebanyak 60.660 jiwa yang terdiri berdasarkan laki-lakisebanyak 31.515 jiwa & wanita 29.145 jiwa.Pada tahun 2012, jumlah penduduk Kabupaten Aceh Jaya 82.172 jiwa, terdiri berdasarkan 42.653 penduduk pria dan 39.519 penduduk perempuansunting asal]

Makam Poteu Meureuhôm Lam No, Sultan Salatin

Kabupaten Aceh Jaya merupakan keliru satu wilayah yg sangat cocok buat budidya banyak sekali jenis komoditas pertanian, baik jenis tanamanpangan seperti padi, palawija, butir-buahan, & sayuran, maupun jenis tanamanperkebunan misalnya karet, kelapa sawit, dan kelapa pada. Kabupaten Aceh Jaya termasuk wilayah Zona Pertanian di antara beberapa kabupaten yang terdapat di Provins Aceh. Disamping itu huma yang tersedia buat budidaya pertanian masih relatif luas. Sub sektor peternakan jua sangat menjanjikan buat lebih ditingkatkan pada wilayah ini mengingat daerah berupa padang rumput yang masih luas tersedia.

Untuk perikanan bahari jua sebagai andalan daerah ini karena seluruh kecamatannya berbatasan eksklusif dengan samuderaIndonesia. Namun sehabis terjadinya bencana gempa dan gelombang tsunami, sebagian besarkomoditas pertanian mengalami penurunan produksi pada tahun 2005. Hal ini ditimbulkan sang rusaknya areal budidaya aneka macam komoditas tumbuhan pertanian oleh gelombang tsunami. Seperti flora kelapa pada yang dibudidayakan di sepanjang pantai wilayah ini, mulai menurut Teunom hingga kecamatan Jaya, hancur oleh gelombang tsunami. Penurunan produksi tanamanpertanian jua disebabkan lumpuhnya kota Calang sebagai pusat penyediaan wahana produksi pertanian seperti pupuk, obat-obatan & peralatan pertanian lainnya.

Pada tahun 2005 produksi padi sawah tercatat sebanyak 13.844 ton gabah, atau mengalami penurunan yang sangat besardibanding tahun 2004 yaitu menurun sebanyak 74,31 % menggunakan total produksi padi sawah pada tahun 2004 sebesar 53.896 ton. Demikian jua halnya dengan produksi tumbuhan palawija dan sayur-sayuran yg rata-rata mengalami penurunan di atas 50 % dibanding produksi tahun sebelumnya.Referensi[sunting sumber]Pranala luar[sunting asal](Indonesia) UURI No.4 Tahun 2002 tentang Pembentukan Kabupaten Aceh JayaDiarsipkan 2005-12-17 di Wayback Machine.(Indonesia) Daftar Gampong pada Kabupaten Aceh Jaya Diarsipkan 2007-09-28 di Wayback Machine.(Indonesia) Kabupaten Aceh Jaya. Harian Kompas, 31 Maret 2004[pranala nonaktif tetap](Indonesia) Wilayah terkena Tsunami di Aceh Jaya Diarsipkan 2007-09-28 di Wayback Machine.(Indonesia) Situs Demokratisasi dan Tata Pemerintahan pada Kabupaten Aceh Jaya Diarsipkan 2008-03-22 di Wayback Machine.

Komentar 0
Sembunyikan Komentar

0 σχόλια:

Posting Komentar